Sabtu, 19 Oktober 2013

CONTOH DARI MERISENSI BUKU PENGETAHUAN

Judul                     : Budidaya Cokla
Penulis                 : Kusno Waluyo
Penerbit              : Anggota IKAPI
Cetakan               : Cetakan pertama           : Mei 2008
                                  Cetakan kedua                                : November 2010
Tebal                     : 50 halaman

                Klasifikasi dan sistematika tanaman coklat sampai kini di pakai adalah theobroma cacao (spesies), Theobroma (genus), Sterculiaceae (family), Malveles (ordo) Dicoyle doneae (kelas), dan Spermathoya (divisi). Tanaman coklat daunya tunggal berbentuk bulat panjang pada batang pokok tanamannya dapat mencapai tinggi 2-4 meter. Daunya bervariasi, dan warnanya tergantung varietas tanaman. Daunnya juga dilindungi oleh stipula pada basis dari tangkainya yang segera lepas bila daun menjadi dewasa.

                Bunga coklat sebagaimana sterculiaceace yang tumbuh langsung dari batang atau cabang-cabang (cauliflorous) bunga sempurna, diameter maksimum bunga tersebut adalah 3 centi meter, berwarna putih kemerah-merahan, tunggal, namun Nampak terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu titik tunas. Penyerbukkan dilakukan oleh serangga, terutama lalat kecil (midge),Forcipomyia, semut bersayap afid, dan beberapa lebah Trigona.

                Ukuran buah lebih besar dari pada bunganya berbentuk bulat hingga memenjang. Terdiri dari 5 daun buah ruangan yang di dalamnya terdapat biji.  Buah masak terdapat 60 sampai 70 biji, buah muda berwarna hijau dan mengunig saat masak. Ada dua jenis klon yang buahnya berwarna merah bijinya diselimuti lender tipis dan yang berwarna putih mengandung gula.

                Tanaman coklat biasanya di tanam pada tanah yang kandungan airnya tinggi, lereng-lereng gunung, akar tunggangnangnya akan tumbuh panjang sedangkan akar lateralnya menembus sangat dalam ketanah. Tebal zone antara 30 sampai 50 centi meter, pada tanah ringan, akar tunggang dapat mencapai beberapa meter panjangnya, pada tanah yang sangat liat akar tunggangnya akan lebih pendek dan akar literalnya lebih meluas dan banyak.

                Coklat dalam keadaan aslinya adalah pohon-pohon terdapat dalam hutan tropis, masalah kelembapan dan temperature agak menonjol pengaruhnya. Pohon coklat memerlukan tempat-tempat yang lembap dan panas, di Indonesia perkebunan cokelat terletak di dataran rendah atau lereng-lereng gunung dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Hutan hujan teropis Upper Amazone adalah daerah asal tanaman ncokelat yang tumbuh terlindungi aleh pohon yang lebih besar. Temperature rata-rata setahun 25oC bila suhu kurang dari  25oC maka perkembangannya akan terhenti dan normal kembali saat suhu 25Oc kembali. Lapisan tanah harus dalam sehingga dapat memberi kesempatan pertumbuhan akar dengan bebas, dan kandungan bahan organic yang cukup, tidak kekurangan air tidak pula terendam air untuk waktu lebih dari 24 jam

                Hasil yang optimal dari cokelat diperoleh dengan menanam pohon pelindung sementara yakni  pohon maghoni macrophylla dan pohon pelingung tetap L 19 dan L2 atau tanaman lainnya. Misalnya bibit sudah harus ditanam dilapangan etapi pelindung sementara belum dapa berfungsi dengan baik. System naungan banyak mendapa perhatian karena berpengaruh langsung terhadap produksi. Dalam cokelat ada gen menjadikan sifat agar selalu dinaungi selama hidupnya, ini berkaitan dengan asal mulanya, konon selalu ternaungi di bawah pohon hutang yang tinggi-tinggi.


                Usaha menaikkan produksi dilakukan lewat penyerbukkan buatan yang popular istilahnya “hand pool ination”  (mengubah bunga menjadi buah, proses penyerbukkan ) tidak lagi dibiarkan erjadi secara alami tetapi dilakukan oleh tangan manusia dengan menempelkan tepung sari kedalam putik bunga. Hasilnya dua kali lipat atau lebih banyak, cara ini mahal karena perlu banyak tenaga kerja yang harus terampil membuahi bunga ini.



Kesimpulan dari buku tersebut adalah:

cokelat atau kakao merupakan tanaman penghasil biji-bijian sebagai bahan produkso olahan yang dikenal sebagai cokelat, yang dapat digunakan untuk pembuatan minuman, campuran gula-gula, kue, dam berbagai jenis makanan lainnya.

Kelebihan dari buku ersebut:

·     -    Dapat tahu banyak tentang tata cara menanam pohon cokelat
·    -     Bahasanya mudah dipahami  atau dimengerti
·   -      Saat membaca juga lebih menarik, karena buku ini dilengkapi juga dengan gambar

Kekurangan dari buku ini:

·      -   Sampul depannya kurang menarik
·       -  Beberapa gambarnya banyak yang buram dan pecah-pecah
·        - Dan sebagian gambarnya juga ada yang hanya dengan warna hitam putih saja

Komentar tentang buku ini:

Buku ini sangat bagus karena dengan buku ini bisa membantu kita mengetahui tentang budidaya cokelat, dan dalam buku ini juga dijelaskan tentang pemasaran, pengolahn, dan hama-hama yang menyerang tanaman cokelat.

Tidak ada komentar: