Judul :
Budidaya Cokla
Penulis :
Kusno Waluyo
Penerbit :
Anggota IKAPI
Cetakan :
Cetakan pertama : Mei 2008
Cetakan kedua : November 2010
Cetakan kedua : November 2010
Tebal :
50 halaman
Klasifikasi
dan sistematika tanaman coklat sampai kini di pakai adalah theobroma cacao (spesies),
Theobroma (genus), Sterculiaceae (family), Malveles (ordo) Dicoyle doneae
(kelas), dan Spermathoya (divisi). Tanaman coklat daunya tunggal berbentuk
bulat panjang pada batang pokok tanamannya dapat mencapai tinggi 2-4 meter.
Daunya bervariasi, dan warnanya tergantung varietas tanaman. Daunnya juga
dilindungi oleh stipula pada basis dari tangkainya yang segera lepas bila daun
menjadi dewasa.
Bunga
coklat sebagaimana sterculiaceace yang tumbuh langsung dari batang atau
cabang-cabang (cauliflorous) bunga sempurna, diameter maksimum bunga tersebut
adalah 3 centi meter, berwarna putih kemerah-merahan, tunggal, namun Nampak
terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu titik tunas.
Penyerbukkan dilakukan oleh serangga, terutama lalat kecil (midge),Forcipomyia,
semut bersayap afid, dan beberapa lebah Trigona.
Ukuran
buah lebih besar dari pada bunganya berbentuk bulat hingga memenjang. Terdiri
dari 5 daun buah ruangan yang di dalamnya terdapat biji. Buah masak terdapat 60 sampai 70 biji, buah
muda berwarna hijau dan mengunig saat masak. Ada dua jenis klon yang buahnya
berwarna merah bijinya diselimuti lender tipis dan yang berwarna putih
mengandung gula.
Tanaman
coklat biasanya di tanam pada tanah yang kandungan airnya tinggi, lereng-lereng
gunung, akar tunggangnangnya akan tumbuh panjang sedangkan akar lateralnya
menembus sangat dalam ketanah. Tebal zone antara 30 sampai 50 centi meter, pada
tanah ringan, akar tunggang dapat mencapai beberapa meter panjangnya, pada
tanah yang sangat liat akar tunggangnya akan lebih pendek dan akar literalnya
lebih meluas dan banyak.
Coklat
dalam keadaan aslinya adalah pohon-pohon terdapat dalam hutan tropis, masalah
kelembapan dan temperature agak menonjol pengaruhnya. Pohon coklat memerlukan
tempat-tempat yang lembap dan panas, di Indonesia perkebunan cokelat terletak
di dataran rendah atau lereng-lereng gunung dengan ketinggian 500 meter di atas
permukaan laut. Hutan hujan teropis Upper Amazone adalah daerah asal tanaman
ncokelat yang tumbuh terlindungi aleh pohon yang lebih besar. Temperature
rata-rata setahun 25oC bila suhu kurang dari 25oC maka perkembangannya akan
terhenti dan normal kembali saat suhu 25Oc kembali. Lapisan tanah
harus dalam sehingga dapat memberi kesempatan pertumbuhan akar dengan bebas,
dan kandungan bahan organic yang cukup, tidak kekurangan air tidak pula
terendam air untuk waktu lebih dari 24 jam
Hasil
yang optimal dari cokelat diperoleh dengan menanam pohon pelindung sementara
yakni pohon maghoni macrophylla dan
pohon pelingung tetap L 19 dan L2 atau tanaman lainnya. Misalnya bibit sudah
harus ditanam dilapangan etapi pelindung sementara belum dapa berfungsi dengan
baik. System naungan banyak mendapa perhatian karena berpengaruh langsung
terhadap produksi. Dalam cokelat ada gen menjadikan sifat agar selalu dinaungi
selama hidupnya, ini berkaitan dengan asal mulanya, konon selalu ternaungi di
bawah pohon hutang yang tinggi-tinggi.
Usaha
menaikkan produksi dilakukan lewat penyerbukkan buatan yang popular istilahnya
“hand pool ination” (mengubah bunga
menjadi buah, proses penyerbukkan ) tidak lagi dibiarkan erjadi secara alami
tetapi dilakukan oleh tangan manusia dengan menempelkan tepung sari kedalam
putik bunga. Hasilnya dua kali lipat atau lebih banyak, cara ini mahal karena
perlu banyak tenaga kerja yang harus terampil membuahi bunga ini.
Kesimpulan dari buku tersebut adalah:
cokelat atau kakao merupakan tanaman penghasil biji-bijian
sebagai bahan produkso olahan yang dikenal sebagai cokelat, yang dapat
digunakan untuk pembuatan minuman, campuran gula-gula, kue, dam berbagai jenis
makanan lainnya.
Kelebihan dari buku ersebut:
· - Dapat tahu banyak tentang tata cara menanam
pohon cokelat
· - Bahasanya mudah dipahami atau dimengerti
· - Saat membaca juga lebih menarik, karena buku ini
dilengkapi juga dengan gambar
Kekurangan dari buku ini:
· - Sampul depannya kurang menarik
· - Beberapa gambarnya banyak yang buram dan
pecah-pecah
· - Dan sebagian gambarnya juga ada yang hanya
dengan warna hitam putih saja
Komentar tentang buku ini:
Buku ini sangat bagus karena dengan buku ini bisa membantu
kita mengetahui tentang budidaya cokelat, dan dalam buku ini juga dijelaskan
tentang pemasaran, pengolahn, dan hama-hama yang menyerang tanaman cokelat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar